BACKPACKER KELILING INDONESIA

1
1748

Assalamualaikum.. Hii sobat sekalian , perkenalkan namaku Tinton Arya Sasmita asal Temanggung , Jawa Tengah. Anyway, ini adalah tulisan pertamaku di website alabackpacker.com ini. Well, tujuanku membuat website ini adalah untuk berbagi pengalaman kepada kalian tentang perjalananku mengelilingi Indonesia ala backpacker. Nah, itulah alasan mengapa website ini kunamakan alabackpacker.com

Baca juga : Tips Wisata ke Sabang, Aceh

Zero to Zero

Rencananya perjalananku ini akan dimulai pada awal Februari 2019 dan perjalanan ini bertemakan Zero to Zero. Di antara kalian pasti ada yang bertanya-tanya, โ€œApa sih maksudnya Zero to Zero?โ€.

Maksud dari Zero to Zero adalah penggambaran perjalananku keliling Indonesia dari Titik 0 KM Sabang sampai dengan titik 0 KM Merauke. Jadi kata lain dari Zero to Zero adalah Sabang to Merauke. Nah selama perjalanan zero ke zero inilah aku akan menceritakan kepada kalian tentang apa saja yang aku temui di perjalanan baik itu tentang alam, budaya, manusia dan kisah-kisah tentang kehidupan di Bumi Indonesia ini.

Tapi ada filosofi lain dari frase Zero to Zero yang melambangkan kehidupan kita. Zero pertama melambangkan kelahiran dan Zero kedua melambangkan kematian. Yups, sebagai manusia, kita lahir kedunia tanpa harta benda duniawi bahkan tanpa membawa satu helai benang pun. Begitu juga saat kita mati nanti, tidak ada harta benda duniawi satupun yang akan kita bawa ke alam selanjutnya, bahkan nama kita pun tidak akan kita bawa melainkan tertinggal di papan nama.

Nah, di antara zero ke zero itulah tugas kita sebagai umat manusia untuk mengisinya dengan perbuatan-perbuatan hebat, mengisinya dengan segala sesuatu yang bermanfaat. Di titik 0 pertama kita lahir tanpa harta benda duniawi, tetapi Allah yang Maha Menciptakan membekali diri kita dengan segala potensi yang luar biasa, yang bisa kita gunakan untuk mencapai titik 0 berikutnya. Dan dengan potensi itulah kita bisa mengumpulkan bekal untuk mengarungi kehidupan setelah titik 0 kedua.

Nah filosofi ZERO TO ZERO inilah yang akan menemani petualanganku mengelilingi Indonesia ala backpacker. Filosofi pertama akan menjadi motivasi bagiku untuk menyelesaikan perjalanan dari Sabang Hingga Merauke dan filosofi kedua sebagai pengingat bagiku, bahwa kita hidup di dunia bukan untuk selamanya, maka kita harus berbuat yang terbaik selama kita hidup di dunia ini.

Persiapan Backpacking Keliling Indonesia

Sebenernnya bisa dibilang ide Backpacking Keliling Indonesia ini termasuk ide gila guys, yaa aku sedikit nekad sih. Basically aku bukanlah anak orang kaya atau orang yang sudah mempunyai penghasilan mapan, bisa dibilang persiapanku terutama dari segi finansial sangatlah mepet. Tapi dengan berbekal keyakinan kuat, aku yakin, aku akan menyelesaikan Trip ini sampai ke titik 0 KM Merauke.

Dengan sedikit modal yang kumiliki, kubulatkan tekad untuk Keliling Indonesia. Sebagian uang yang kupunya kugunakan untuk membeli perlengkapan kamera. Yups, kamera adalah alat utamaku yang akan menjadi sangat berguna bagi perjalananku nantinya, karena semua perjalananku akan kudokumentasikan sebaik mungkin baik itu dalam bentuk foto, video maupun artikel.

Untuk perlengkapan selain kamera seperti tas carrier, baju, sepatu dan lain-lain, sebagian besar aku memakai semua yang sudah kumiliki sebelumnya, jadi tidak banyak barang baru yang akan kubeli.

Sisa dari pembelian kamera akan kugunakan sebagai bekal perjalanan nantinya, jumlahnya sih ga seberapa. Aku sendiri sebenernya kurang yakin, apakah itu akan cukup atau tidak, maka dari itu aku sudah menyiapkan beberapa ide agar aku bisa mendapatkan tambahan penghasilan penghasilan untuk melanjutkan pengembaraan dari Zero ke Zero.

Rute perjalanan Keliling Indonesia.

Berdasarkan tema perjalanan Zero to Zero, aku akan mengelilingi Indonesia dari Sabang hingga Merauke. Akan tetapi, aku akan memulai perjalanan dari kota asalku Temanggung dan menuju Sabang terlebih dahulu.

Pengembaraan ini kujalani dengan sistem nebeng guys. Yah aku sedikit meniru apa yang dilakukan oleh kawan-kawan suporter bola yang pergi kemana-mana dengan cara estafet dari satu truk ke truk yang lainnya. Memang terlihat ekstrem sih, tapi inilah cara yang terhemat untuk mengelilingi Indonesia menurut versiku.

Setelah mencapai Sabang aku akan mulai mengeksplore Kepulauan Riau hingga ke perairan Natuna. Dari Natuna aku akan menyeberang ke Kalimantan, dari Kalimantan aku menyeberang kembali ke Jawa untuk memulai perjalanan ke arah timur menuju Bali, Lombok dan Nusa Tenggara. Setelah itu aku akan menyeberang Sulawesi. Dari Sulawesi menuju Kepulauan Maluku dan Papua.

Aku lebih mengutamakan jalur laut bukan jalur udara untuk berpindah dari satu pulau ke pulau yang lainnya. Selain karena faktor hematnya, aku juga ingin melihat Indonesia lebih dekat lagi. Aku juga ingin melihat lautan Indonesia, bukan hanya daratnya saja. Kalau kita menggunakan pesawat, kita akan sulit merasakan feeling dari perjalanan kita.

So please, ikuti terus kisah-kisahku dalam mengelilingi Indonesia di website ini. Mohon doa dan dukungannya juga ya guys, semoga aku bisa sukses mengelilingi Indonesia dari Titik 0 KM Sabang hingga Titik 0 KM Merauke. Salah satu wujud dukungannya, kalian bisa ikuti akun instagramku @tint_arya Dengan follow akun instagramku, kalian sudah cukup memberikan tambahan motivasi bagiku untuk menjalani Backpacking Keliling Indonesia. Please follow juga akun @trip_idn, akun ini berisi konten-konten tentang tempat wisata dan berisi informasi sejarah dan budaya Indonesia.

Salam…

Baca juga :ย Backpacker Keliling Indonesia 2 || (Motivasi)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here