Cerita Naik Bus dari Jakarta ke Medan!!(jalur darat)

0
98
Bus Jakarta Medan

Hi what’s up guys! Di artikel kali ini aku ingin berbagi cerita kepada kalian tentang pengalaman perjalanan Naik Bus dari Jakarta menuju Medan. Sebenarnya artikel ini adalah bagian dari artikelku sebelumnya, yaitu Naik Bus dari Jakarta ke Aceh. Tapi, ga ada salahnya juga kan aku buat yang versi Jakarta ke Medan, karena bus yang kutumpangi buat ke Aceh ini juga sebenarnya sampai Medan doang, baru setelah sampai di Pool Bus di Medan, ak ganti bus yang tujuan ke Banda Aceh.

Memang sebelum aku bikin artikel ini, terlebih dahulu aku iseng-iseng liat analisa di google trends, dan artikel tentang bus dari Jakarta menuju Medan ini ternyata lumayan banyak yang nyari, bahkan pencariannya lebih banyak daripada artikel yang dari Jakarta ke Aceh. Nah karena hasil pencarian di google tentang Bus Jakarta Medan ini lebih banyak diisi oleh iklan agen-agen bus, masih jarang yang share tentang pengalaman naik busnya, maka dari itu hatiku tergerak untuk membuat artikel tentang Pengalaman Naik Bus Jakarta ke Medan ini demi kalian. Kurang baik apa aku coba? Wkwkwkwwk.

Aku yakin diantara kalian semua yang membaca artikel ini pasti sudah pernah naik bus, entah itu jarak dekat ataupun jauh. Tapi sejauh-jauhnya kalian naik bus, pernah ga kalian merasakan rasanya naik bus selama 3 hari 3 malam dengan jarak 2000an KM. Bagi yang belum pernah, kalian bisa bayangin dulu rasanya tidur ber jam-jam di Bus, ngobrol dengan orang yang itu-itu aja,  yang belum kita kenal sebelumnya selama berhari-hari. Nah selain itu, masih banyak lagi pengalaman naik Bus dari Jakarta ke Medan ini, baik yang menyenangkan maupun yang menyedihkan yang akan aku share. So, bagi kalian yang emang exited buat menjelajah Pulau Sumatera sampai ke Medan bahkan hingga Sabang melalui jalur darat, artikel ini adalah artikel yang tepat buat kalian. Stay tune terus sampai akhir artikel ini ya guys…

Awal Cerita Keberangkatan Naik Bus dari Jakarta ke Medan

Perjalanan menuju Medan ini aku mulai setelah aku selesai melakukan kunjungan di Kasepuhan Adat Ciptagelar, Banten. Sekembalinya dari Ciptagelar, aku menginap di rumah saudaraku, Hesti di Bekasi. Setelah rehat beberapa hari disana sambil menyelesaikan artikel tentang Ciptagelar, Aku booking tiket Bus untuk menuju Medan di Terminal Rawamangun.

Dulu aku sudah coba cek di beberapa aplikasi pemesanan bus, tapi waktu itu masih sulit menemukan jadwal bus yang langsung ke tujuan awalku yang sesungguhnya, yaitu Banda Aceh, hasilnya selalu tidak memuaskan, makanya aku putuskan buat cari langsung di agen bus yang terdekat dari rumah saudaraku, yaitu di Terminal Rawamangun. Keunggulannya kalo kita langsung ke agen bus, kita bisa bandingin antara PO yang satu dengan yang lain. Waktu itu ada 2 agen  yang menawari tiket langsung ke Medan bahkan hingga ke Banda Aceh, yaitu Putra Pelangi dan Sempati Star. Keduanya menawarkan harga yang sama untuk kelas executive. Setelah menimbang-nimbang, aku putuskan buat booking Bus Putra Pelangi. Akankah keputusanku ini menjadi keputusan yang tepat atau tidak? Ikuti terus ceritanya sampai akhir ya guys.

Berangkat Naik Bus
Pamitan sama saudaraku Hesti yang gemar mendaki.

Harga Tiket Bus Jakarta Medan

Di Terminal Rawamangun memang terdapat banyak agen yang menawarkan perjalanan dari Jakarta menuju kota-kota besar baik di Jawa maupun Sumatera. Mereka menawarkan banyak pilihan bus dengan berbagi macam harga dan fasilitasnya. Khusus untuk perjalanan ke Medan ini, harga yang ditawarkan adalah 630 ribu rupiah untuk kelas executive baik Putra Pelangi maupun Sempati Star. Harga ini bisa berubah sewaktu-waktu ya, mungkin saat kalian membaca artikel ini, harganya bisa lebih mahal, atau bahkan mungkin lebih murah.

Harga tiket bus Jakarta Medan
Harga Tiket Bus Jakarta Medan

Berubah-ubahnya harga Bus tujuan  Pulau Sumatera ini banyak dipengaruhi oleh harga tiket pesawat, moda transportasi paling favorit untuk menuju Medan dari Jakarta. Di mana bila tiket pesawat semakin mahal karena dipengaruhi oleh harga BBM, banyak penumpang yang mencari alternatif lain, yaitu dengan naik Bus ataupun dengan naik Kapal Pelni. Otomatis, harga kedua moda transportasi ini juga akan ikut naik mengikuti permintaan pasar yang bertambah. Hal ini juga berlaku sebaliknya ya guys, kalo tiket pesawat turun, harga bus juga akan turun, karena permintaan pasar yang menurun.

Fasilitas Bus Putra Pelangi dari Jakarta ke Medan

Pada tanggal 11 Maret 2019, aku mulai meninggalkan ibukota. Dari rumah saudaraku di Bekasi aku langsung menuju Terminal Bus Rawamangun. Tapi ternyata , dari Terminal Bus Rawamangun, semua penumpang masih harus dibawa pake mobil pribadi ke Terminal Pulo Gebang karena Bus yang akan membawa kami ga masuk ke Terminal Rawamangun. Sebenarnya kalo tahu seperti itu, ak langsung aja ke Terminal Pulo Gebang, biar ga buang waktu nungguin di Terminal Rawamangun, hehehe.

Singkat cerita, jam 3 sore bus mulai berangkat. Perjalanan panjang Jakarta-Medan ini pun dimulai. Eitttt, bayanganku akan perjalanan panjang yang nyaman dan menyenangkan ini ternyata tidak 100% benar. Bus kelas eksekutif yang aku pesan ternyata tidak sesuai ekspektasi. Dalam bayanganku sebelumnya, bus kelas eksekutif ini seperti bus yang sering membawaku dari Jakarta ke kota asalku Temanggung, Jawa Tengah, yang bersih, nyaman dan aman.

Menurutku, bus yang akan membawaku ke Medan ini semacam kelas AC Ekonomi. Ruang kaki di bus ini juga sempit, bahkan untuk selonjoran pun agak susah, ga seperti bus kelas eksekutif lain yang justru ada tambahan penyangga kaki buat selonjoran. Aku masih ga ngerti siapa yang salah, apa agen bus di Rawamangun yang menjual tiket bus AC Ekonomi dengan harga Eksekutif, atau memang dari pihak Putra Pelangi sendiri yang menyediakan Bus Eksekutif dengan fasilitas seperti itu. Tapi aku mencoba berpikir positif, mungkin waktu itu trayek Jakarta Medan ini sedang kekurangan jumlah penumpang, dan mereka hanya memberangkatkan satu bus saja, sehingga penumpang yang memesan kelas eksekutif diarahkan ke AC Ekonomi. (It’s just my opinion guys!)

Yah bagaimana pun juga ini sudah jadi keputusan yang kupilih untuk bisa menjalani rangkaian Trip Backpacking di Pulau Sumatera dengan budget hemat. Jadi apapun yang terjadi aku harus selalu siap dengan segala kondisi yang akan aku hadapi nantinya. Yang aku pikirkan sekarang adalah, bagaimana aku bisa menikmati perjalanan selama 3 hari 3 malam ini.

Penampakan Bus ketika sudah menempuh jarak 1/2 perjalanan.

Hiburan selama di Bus

Di bus aku berkenalan dengan kawan di sebelahku, namanya Cek Wan. Cek ini berarti Bang kalo di Jakarta atau Mas kalo di Jawa. Dia orang asli Aceh tapi sudah lama tinggal di Medan. Si Cek Wan ini yang menjadi teman ngobrolku selama 3 hari 3 malam ke depan. Lumayanlah, dari Si CeK Wan ini aku jadi bisa banyak belajar tentang adat istiadat dan Budaya Aceh.

Selain sama si Cek Wan, aku juga mencoba berkenalan dengan kawan-kawan lain di bus. Aku mencoba  banyakin ngobrol sama mereka. Terbukti, hal yang aku lakukan ini cukup untuk membunuh kebosananku. Ini adalah hal yang aku suka selama naik transportasi umum, dimana kita bisa menambah banyak teman dan wawasan baru.

Jangan lupa bawa headset kalian ya guys, perangkat itu juga jadi salah satu alat yang sangat membantu untuk menghabiskan waktu selama perjalanan panjang ini. Dan kalau bisa bawa power bank juga. Di bus yang kunaiki ini, tidak tersedia colokan di tiap tempat duduk, satu-satunya colokan listrik yang tersedia cuma di depan di dekat sopir. Semoga ketika kalian naik Bus Putra Pelangi tujuan Jakarta Medan di kemudian hari, mereka sudah upgrade fasilitas bus nya, jadi kalian bisa stay update meski lupa bawa power bank sekalipun, hehehe.

Selain yang sudah kusebutkan tadi, buku juga bisa jadi teman kalian dalam mengarungi perjalanan panjang dari Jakarta ke Medan ini. Ga usah buku yang tebal, biar tas kalian ga tambah berat juga. Bawa buku dengan tema ringan untuk dibaca saja. Nah bila di perjalanan kita bukunya telah selesai kita baca, kita bisa tukeran dengan backpacker lain yang kita temui di jalan. Karena setahuku, seorang backpacker itu haus akan wawasan dan informasi baru, buku biasanya jadi bawaan wajib mereka (budaya backpacker di luar sana). Bukan yang sering dipahami oleh orang Indonesia, kalo backpacker itu suka yang murah dan gratisan, hehehe.

Lama dan Rute Perjalanan Bus Jakarta-Medan

Jika kalian cek di Google Maps, jarak antara antara Jakarta Medan adalah sekitar 1900 – 2000 KMan. Waktu itu aku berangkat pada tanggal 11 Maret 2019 pukul 15.00 dari Terminal Pulo Gebang dan sampai di Kota Medan, tepatnya di Pool Bus Putra Pelangi pada tanggal 14 Maret 2019 jam 6 pagi, berarti total perjalananku ini adalah skeitar 3 hari 3 malam.

Rute dari Jakarta ke Medan yang dilewati oleh Bus Putra Pelangi ini adalah, Jakarta ke Pelabuhan Merak, terus naik kapal ke Pelabuhan Bakaheuni Lampung. Dari Lampung Bus bergerak melalui Jalur Lintas Timur Sumatera. Kota-kota yang dilewati setelah dari Lampung adalah Palembang – Kota Jambi – Pekan Baru dan terakhir adalah Medan. 

Rute Bus Jakarta Medan
Rute perjalanan bus Jakarta-Medan

Ternyata tidak semua penumpang bus ini punya tujuan akhir di Kota Medan. Banyak di antara penumpang yang turun di Jambi, Palembang maupun Pekan Baru. Dan di kota-kota itu ada penumpang yang naik juga. Jadi penumpang bus ini selalu silih berganti. Tidak seperti bayanganku sebelumnya, bahwa semua penumpang punya tujuan akhir di Medan.

Restaurant Persinggahan dari Jakarta ke Medan

Membahas masalah restaurant ini juga ga kalah penting dengan yang lain, karena ini urusan perut. Selama perjalanan aku mencatat ada sekitar 8 restaurant yang kita singgahi dalam perjalanan bus Jakarta Medan ini. Hampir semua restaurant itu berbentuk Rumah Makan Padang. As you know, rata-rata bus trayek Sumatera ini tidak meng-include biaya makan ya guys.

Bagi yang belum pernah masuk Restaurant Padang di daerah Sumatera, pasti kalian akan kaget, karena mereka akan menyajikan semua menu di atas meja kita. Eiittsss, tapi jangan sampai kalian kena jebakan batman ya. Apa yang kalian bayar adalah apa yang kalian ambil, jadi jangan asal nyomot aja, biar kalian ga tekor, hehehe. Kalo harga per lauknya murah sih gapapa, yang jadi masalah harga per lauknya itu mahal-mahal guys. Apalagi buat aku yang sehari-hari hidup di Jogja, buat kalian yang tinggal di Jakarta pun ak kira harganya masih kemahalan.

Bus Jakarta Medan
Menu makanan di persinggahan bus

Tapi aku punya trik buat kalian yang budget sekali makanya ga banyak. Jadi di tiap pemberhentian bus, biasanya ada warung-warung kecil disekelilingnya. Untuk menghemat budget trip, kalian bisa makan di warung-warung kecil itu. Harganya murah, sekitaran 15 ribu- 20 ribuan. Menunya sih standar ya, seperti Nasi Goreng, Bakso dan Mie Ayam. But, trust me! It works.

Nah selama di persinggahan ini usahakan sebisa mungkin untuk mencharge HP/Power Bank, pergi ke toilet, mandi, sholat bagi yang muslim, dan beli air putih / snack untuk persediaan selama di bus. Kita ga tahu guys, kapan lagi kita akan sampai di tempat persinggahan yang berikutnya. Kalo kalian ikuti saranku ini, InsyaAllah perjalanan kalian sampai persinggahan berikutnya akan aman.

Pemandangan selama di Bus dari Jakarta ke Medan

Selain masalah makan, pemandangan selama perjalanan naik bus juga jadi salah satu hal yang wajib kita bahas. Nah keuntungan naik bus dibanding naik pesawat adalah kita bisa melihat kondisi sosial masyarakat di sepanjang jalan yang kita lewati. Khusus untuk perjalanan trayek Sumatera ini mulai dari Lampung, Palembang, Jambi, Riau hingga ke Medan, pemandanganya emang didominasi oleh perkebunan kelapa sawit, sesekali melewati perkebunan karet juga. Selain itu kita juga akan melihat pemandangan hutan tropis yang masih asri, persawahan dan pemandangan alam yang masih natural.

Dan ketika kita melewati kawasan berpenduduk, kita akan disuguhi penampakan berbagai macam bentuk rumah yang beraneka ragam. Tiap provinsi yang kita lewati memiliki gaya yang berbeda-beda, dari situ kita juga bisa mengilhami akan kekayaan budaya bangsa yang wajib kita syukuri.

Sampai di Medan

Setelah menjalani perjalanan 3 hari 3 malam di bus, akhirnya kami tiba juga di Medan. Tempat pemberhentian akhir Bus Putra Pelangi ini langsung di poolnya. Akhirnya aku harus mengucapkan salam perpisahaan dengan kawan-kawan di bus yang sudah menemaniku dalam perjalanan panjang ini. Bagi kalian yang mau meneruskan perjalanan di Kota Medan, kalian bisa pesan ojol maupun taxol. Namun, perjalananku naik bus ini belum selesai ya guys, aku harus naik bus berikutnya yang menuju ke Banda Aceh. 

Nah Bus yang menuju ke Banda Aceh ini baru kelas eksekutif yang sesunggunya guys. Jauh lebih nyaman dibandingkan dengan bus yang membawaku dari Jakarta ke Medan. Ada penyangga kaki buat selonjoran dan ada ruang merokoknya juga di bus ini. Pokoknya mantap lah! 

Nah bagi kalian yang ingin melanjutkan perjalanan ke Danau Toba atau ingin meng-explore Sumatera Utara secara menyeluruh, kalian bisa baca artikel : Trip Keliling Sumatera Utara, atau bagi kalian yang mau melanjutkan perjalanan ke Aceh, kalian bisa juga baca artikelku Tips Wisata ke Sabang ala Backpacker. Dan bagi kalian yang ingin tahu Tips & Trik Hemat Keliling 3 Negara Asean, kalian bisa kunjungi artikelku yang ini : Trip Keliling Asean 3 Negara Naik Bus.

Okay guys, sekian artikel tentang perjalanan naik bus dari Jakarta menuju Medan ini, apabila masih ada pertanyaan yang ingin ditanyakan, kalian bisa hubungi aku di IG : @tint_arya. Semoga perjalanan kalian di tanah Sumatera nanti berjalan nyaman dan aman. 

See you in the next article!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here