<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ferry Parapat Samosir Archives - Ala Backpacker</title>
	<atom:link href="https://alabackpacker.com/tag/ferry-parapat-samosir/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://alabackpacker.com/tag/ferry-parapat-samosir/</link>
	<description>My Backpacker Journey</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Dec 2024 05:25:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/cropped-BCB6DDBD-E6D2-4B56-ABE7-4361983FE96D-32x32.jpeg</url>
	<title>Ferry Parapat Samosir Archives - Ala Backpacker</title>
	<link>https://alabackpacker.com/tag/ferry-parapat-samosir/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bus dari Medan Ke Danau Toba, (Transport terhemat!!!)</title>
		<link>https://alabackpacker.com/bus-medan-toba-bus-sejahtera/</link>
					<comments>https://alabackpacker.com/bus-medan-toba-bus-sejahtera/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tinton Arya]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Dec 2021 19:07:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Travel Story]]></category>
		<category><![CDATA[Backpacker ke Danau Toba]]></category>
		<category><![CDATA[Bus ke Parapat]]></category>
		<category><![CDATA[Bus Medan Parapat]]></category>
		<category><![CDATA[Bus Medan Toba]]></category>
		<category><![CDATA[Bus Sejahtera]]></category>
		<category><![CDATA[Bus Sejahtera Medan Toba]]></category>
		<category><![CDATA[Cara menyeberang ke Samosir]]></category>
		<category><![CDATA[Ferry Parapat Samosir]]></category>
		<category><![CDATA[Perjalanan menuju Danau Toba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://alabackpacker.com/?p=181</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hii guys, di artikel ini aku ingin share pengalamanku naik bus dari Kota Medan menuju</p>
<p>The post <a href="https://alabackpacker.com/bus-medan-toba-bus-sejahtera/">Bus dari Medan Ke Danau Toba, (Transport terhemat!!!)</a> appeared first on <a href="https://alabackpacker.com">Ala Backpacker</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Hii guys, di artikel ini aku ingin share pengalamanku naik bus dari Kota Medan menuju Danau Toba. Kalian semua pasti tahu kan? Kalo Medan adalah ibukota Sumatera Utara, kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Hampir semua traveler baik wisatawan domestik maupun asing yang ingin mengeksplore Sumatera Utara pasti akan mampir ke Kota Medan terlebih dahulu, karena emang bandara, stasiun dan terminal bus utama provinsi Sumatera Utara ini ada di Kota Medan.<br>Dan dari sebagian besar traveler yang sudah tiba di Medan, kebanyakan akan menuju ke Danau Toba, termasuk kalian yang sedang baca artikelku ini, bener ga tebakanku? Hahaha. Emang ga bisa dipungkiri, Danau Toba adalah magnet utama Provinsi Sumatera Utara. Gaung ketenarannya tidak hanya menjangkau seluruh pelosok tanah air namun juga menjangkau seluruh dunia.<span class="Apple-converted-space">&nbsp;</span></p>



<p>Perjalananku di Medan ini bermula setelah aku selesai menjalani <a href="https://alabackpacker.com/tips-wisata-ke-sabang-aceh-ala-backpacker/">trip di Banda Aceh dan Sabang</a>. Dan dari Jakarta ke Aceh aku naik bus. Cek cerita perjalananku dari <a href="https://alabackpacker.com/naik-bus-dari-jakarta-ke-aceh-jalur-darat/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Jakarta ke Aceh Naik bus di link ini</a>. Tempat pertama kali yang aku injak di kota Medan adalah Pool Bus Putra Pelangi, Bus yang mebawaku dari Banda Aceh ke Medan. Oiya, dari pool ak langsung menuju penginapanku namanya Empire Inn. Planning awalku, aku cuma mau stay di Medan sehari doank, tapi setelah check out dari Empire Inn, ak malah kepikiran buat stay lagi di Kota Medan, tapi ak pilih buat pindah penginapan, penginapanku yang kedua ini berada tepat di jantung Kota Medan, namanya Uno Capsule Hostel.</p>



<p>Setelah beberapa hari tinggal di kota Medan, aku bulatkan tekad buat menuju persinggahanku yang berikutnya yaitu<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Danau_Toba" target="_blank" rel="noreferrer noopener"> Danau Toba</a>. Sebelum berangkat, ak tanya dulu ke mbak-mbak receptionist yang manis, mereka bilang kalo mau ke Danau Toba, aku harus pergi dulu ke bandara, terus dari bandara naik shuttle yang langsung menuju ke Danau Toba. Tapi aku pikir, kayaknya ga efektif kalo aku harus ke bandara dulu. Biayanya jadi double. Akhirnya aku tanya lagi, “ada opsi lain ga?” Mereka bilang ada, tapi aku harus ke Terminal Amplas dulu naik ojol baru kemudian naik Bus Sejahtera tujuan Parapat, spot terakhir untuk menyeberang ke Pulau Samosir. Ak tanya lagi, “kenapa kalian ga ngasih tahu dulu opsi kedua ini?” Mereka bilang emang rute ini kurang populer karena fasilitas bus nya kurang bagus, mereka takut kalo tamu hostel nanti kecewa jika perjalanan mereka menuju Danau Toba ini jadi kurang nyaman. Apalagi banyak dari tamu di hostel ini adalah bule, mereka khawatir turis-turis ini bakal kebingungan kalo naik transportasi publik yang ala kadarnya ini.<span class="Apple-converted-space">&nbsp;</span></p>



<p>Eit, maka dari itu, melalui tulisan ini, aku mau mempopulerkan perjalanan ke Danau Toba ini naik bus umum, bahkan aku juga buat yang versi bahasa inggrisnya, biar opsi ini juga populer buat<span class="Apple-converted-space">&nbsp; </span>turis-turis asing, hehehe. Kalian bisa baca juga yang versi inggrisnya link di bawah ini :</p>



<p>Menurutku, traveling itu bukan melulu soal destinasi wisatanya, tetapi lebih ke pengalaman kita dalam menjalani perjalanan itu sendiri. Nah, untuk perjalanan naik bus dari Medan ke Toba ini, meski fasilitasnya kurang nyaman, tapi di perjalanan kita bisa bisa berbaur dengan penduduk lokal yang sehari-hari naik bus ini. Kita jadi bisa merasakan bagaimana rasanya menjadi warga lokal dan bisa melihat situasi dan kondisi ekonomi serta budaya masyarakat di sepanjang perjalanan yang kita lewati dari Medan hingga Parapat.</p>



<p>Baca juga : <a href="https://alabackpacker.com/backpacker-keliling-asean-3-negara-via-jalur-darat/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Backpacker Keliling Asean, 3 Negara via Darat</a></p>



<p>Baca juga : <a href="https://alabackpacker.com/travelling-ke-singapore-dan-malaysia-ala-backpacker/">Travelling ke Singapura dan Malaysia ala </a><a href="https://alabackpacker.com/travelling-ke-singapore-dan-malaysia-ala-backpacker/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Backpacker</a></p>



<h2 class="wp-block-heading">Cerita Lengkap Perjalanan Naik Bus dari Medan ke Parapat, Danau Toba</h2>



<p>Singkat cerita, waktu aku check out, ternyata ada kawan dari hostel yang ternyata juga mau pergi ke Danau Toba, namanya Henry, asal Finlandia. Akhirnya kita putusin buat pergi kesana bareng. Dari hostel kita pesan ojol buat menuju <a href="http://Terminal Amplas https://goo.gl/maps/gkzskKvYBEAqwwaW7" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Terminal Amplas</a>. Tarifnya sekitar IDR 20.000.</p>



<p>Sampai di terminal, aku langsung tanya-tanya di mana lokasi Bus Sejahtera yang akan pergi ke Parapat. Dan ternyata ga sulit kok buat nemuin lokasi Bus Sejahtera ini. Ak dan Henry langsung naik ke Bus dan bayar IDR 40.000. Kita cuma nunggu 15 menit doank sampai bus ini berangkat. Sebelumnya kami ga tahu berapa jarak yang akan kami tempuh, ternyata setelah aku cek di Gmaps, jaraknya sekitar 170 KM. Lumayan jauh juga pikirku. Perjalanan naik Bus ini kita tempuh selama +-4 jam. Untungnya ak dapat teman ngobrol, jadi perjalanan panjang ini ga terasa lama. Di bus kita saling bertukar wawasan tentang negara kita masing-masing. Lumayanlah, aku jadi makin banyak tahu tentang Finland.</p>


<div class="wp-block-image td-caption-align-center">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="2048" height="1536" src="https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/2BC3ABF7-E4AB-4BB3-8ED6-D6A109BF42C3.jpeg" alt="Bus Sejahtera Medan Toba" class="wp-image-187" style="width:682px;height:511px" srcset="https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/2BC3ABF7-E4AB-4BB3-8ED6-D6A109BF42C3.jpeg 2048w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/2BC3ABF7-E4AB-4BB3-8ED6-D6A109BF42C3-300x225.jpeg 300w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/2BC3ABF7-E4AB-4BB3-8ED6-D6A109BF42C3-1024x768.jpeg 1024w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/2BC3ABF7-E4AB-4BB3-8ED6-D6A109BF42C3-768x576.jpeg 768w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/2BC3ABF7-E4AB-4BB3-8ED6-D6A109BF42C3-1536x1152.jpeg 1536w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/2BC3ABF7-E4AB-4BB3-8ED6-D6A109BF42C3-696x522.jpeg 696w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/2BC3ABF7-E4AB-4BB3-8ED6-D6A109BF42C3-1068x801.jpeg 1068w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/2BC3ABF7-E4AB-4BB3-8ED6-D6A109BF42C3-1920x1440.jpeg 1920w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/2BC3ABF7-E4AB-4BB3-8ED6-D6A109BF42C3-560x420.jpeg 560w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/2BC3ABF7-E4AB-4BB3-8ED6-D6A109BF42C3-80x60.jpeg 80w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/2BC3ABF7-E4AB-4BB3-8ED6-D6A109BF42C3-265x198.jpeg 265w" sizes="(max-width: 2048px) 100vw, 2048px" /><figcaption class="wp-element-caption">Bus Sejahtera Medan Toba</figcaption></figure>
</div>


<p>Rute yang ditempuh Bus Sejahtera dari Medan menuju ke Parapat adalah melewati 2 kota yang cukup populer di Sumatera Utara, yaitu Tebing Tinggi dan Pematang Siantar. Kami tiba di Parapat sekitar jam 5 sore. Tapi kita ga turun tepat di pelabuhanya ya guys, masih harus jalan sekitar 5 menit dari tempat kita turun dari bus ke pelabuhan. So, jangan lupa bilang sama abang kernet bus, kalo kalian mau ke Danau Toba, biar ga diturunin sampai tujuan akhir bus, jadi kalian ga akan jalan kejauhan.</p>


<div class="wp-block-image td-caption-align-center">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="2048" height="1536" src="https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/03E34962-ECAD-4FCD-9923-BCB4EE04DD9C.jpeg" alt="Bus Medan Toba" class="wp-image-188" srcset="https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/03E34962-ECAD-4FCD-9923-BCB4EE04DD9C.jpeg 2048w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/03E34962-ECAD-4FCD-9923-BCB4EE04DD9C-300x225.jpeg 300w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/03E34962-ECAD-4FCD-9923-BCB4EE04DD9C-1024x768.jpeg 1024w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/03E34962-ECAD-4FCD-9923-BCB4EE04DD9C-768x576.jpeg 768w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/03E34962-ECAD-4FCD-9923-BCB4EE04DD9C-1536x1152.jpeg 1536w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/03E34962-ECAD-4FCD-9923-BCB4EE04DD9C-696x522.jpeg 696w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/03E34962-ECAD-4FCD-9923-BCB4EE04DD9C-1068x801.jpeg 1068w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/03E34962-ECAD-4FCD-9923-BCB4EE04DD9C-1920x1440.jpeg 1920w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/03E34962-ECAD-4FCD-9923-BCB4EE04DD9C-560x420.jpeg 560w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/03E34962-ECAD-4FCD-9923-BCB4EE04DD9C-80x60.jpeg 80w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/03E34962-ECAD-4FCD-9923-BCB4EE04DD9C-265x198.jpeg 265w" sizes="(max-width: 2048px) 100vw, 2048px" /><figcaption class="wp-element-caption">Penampakan di dalam Bus Sejahtera dari Medan ke Parapat, Danau Toba</figcaption></figure>
</div>


<h2 class="wp-block-heading">Kapal Ferry Dari Parapat ke Tuk Tuk, Toba Samosir.</h2>



<p>Kami cukup beruntung waktu itu, karena ternyata masih tersisa kapal terakhir yang akan menyeberang ke Pulau Samosir. Saranku, kalo kalian mau ke Danau Toba, cobalah checkout dari hotel di pagi hari biar ga ketinggalan kapal ferry. Jangan kayak aku, checkoutnya nunggu sampai mau diusir sama staf hotel, karena pikiranya cuman biar ga rugi dah bayar penginapan, wkwkwkwk.<span class="Apple-converted-space">&nbsp;</span></p>



<p>Di pelabuhan kami ketemu sama <a href="http://Alabackpacker.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">backpacker</a> lain asal Ukraina, panggilanya Art. Nah si Art ini yang bakal jadi teman jalan kita buat explore Pulau Samosir, Toba keesokan harinya. Oiya, saat itu tarif penyeberangan kapal ferrynya cuma IDR 15.000, murah banget kan? Lama perjalanannya sekitar 1 jam. Kapal ferry dari Parapat ini punya beberapa tujuan di Pulau Samosir, tapi kebetulan, Aku, Henry dan Art punya tujuan yang sama, yaitu di daerah Tuk Tuk. Tuk Tuk ini salah satu daerah yang populer di Toba Samosir yang punya banyak resort maupun homestay ala backpacker.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Homestay di Tuk Tuk, Pulau Samosir, Danau Toba</h2>



<p>Nah aku ada rekomendasi penginapan nih buat kalian yang ingin backpackeran di danau Toba. Namanya Bagus Bay Homestay. Lokasinya berada tepat di dermaga kapal ferry di Tuk Tuk, jadi kita ga perlu jalan jauh dari dermaga buat nemuin homestay ini. Suasananya juga adem banget, rimbun karena homestay ini luas dan ditanami banyak pepohonan. Harga yang termurah per malamnya cuma IDR 70.000, itu single cabin ya guys, bukan dormitory. Di homestay ini juga tersedia meja biliard, lapangan basket dan voly.<span class="Apple-converted-space">&nbsp;</span><br></p>


<div class="wp-block-image">
<div data-mfp-src="Bagus Bay Homestay di Tuktuk, Samosir, Danau Toba" class="td-video-popup"><figure class="aligncenter size-full is-resized td-caption-align-center"><img decoding="async" src="https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/4D62AC89-C5F5-4CE9-BA01-1E02A24650CC.jpeg" alt="" class="wp-image-189" width="727" height="545" srcset="https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/4D62AC89-C5F5-4CE9-BA01-1E02A24650CC.jpeg 1024w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/4D62AC89-C5F5-4CE9-BA01-1E02A24650CC-300x225.jpeg 300w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/4D62AC89-C5F5-4CE9-BA01-1E02A24650CC-768x576.jpeg 768w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/4D62AC89-C5F5-4CE9-BA01-1E02A24650CC-696x522.jpeg 696w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/4D62AC89-C5F5-4CE9-BA01-1E02A24650CC-560x420.jpeg 560w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/4D62AC89-C5F5-4CE9-BA01-1E02A24650CC-80x60.jpeg 80w, https://alabackpacker.com/wp-content/uploads/2021/12/4D62AC89-C5F5-4CE9-BA01-1E02A24650CC-265x198.jpeg 265w" sizes="(max-width: 727px) 100vw, 727px" /><figcaption class="wp-element-caption">Bagus Bay Homestay, Tuktuk, Samosir, Danau Toba</figcaption></figure></div>
</div>


<p>Nah karena kebetulan si Henry dan Art ini juga stay di homestay ini, jadinya setelah kita sampai di homestay, kita begadang sampai malam buat main bilyard sambil bertukar cerita pengalaman traveling kita selama ini. Oiya kalau kalian juga mau stay di homestay ini, kalian bisa booking melalui link ini ya guys, ada opsi bayar di hotel juga kok, jadinya kalian ga perlu transfer dulu.</p>



<p>Bagi kalian yang mau explore Danau Toba, aku saranin buat sewa motor aja, karena di Samosir masih jarang angkutan umum. Dijamin kalo naik motor, kalian bisa lebih puas buat mengeksplore Pulau Samosir. Kalo kalian stay di Bagus Bay Homestay, tepat di depanya ada penyewaan motor, per hari 70 ribu. Waktu itu aku patungan sama Henry dan si Art naik motor sendiri. Nah bagi kalian yang pengen tahu cerita lengkap perjalananku Keliling Sumatera Utara, kalian bisa klik link ini ya <a href="https://www.viator.com/tours/Yogyakarta/Borobudur-Temple-Merapi-Lava-Tour-Prambanan-Temple/d22560-199860P2" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Backpackeran Keliling Sumatera Utara</a> dari Medan hingga Nias.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>


<p>Baca juga : <a href="https://alabackpacker.com/naik-bus-dari-jakarta-ke-aceh-jalur-darat/" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #00ccff;">Naik bus dari Jakarta ke Aceh</span></a></p>
<p>Baca juga : <a href="https://alabackpacker.com/one-day-trip-komodo-explore-komodo-ala-backpacker/" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #00ccff;">One Day Trip Komodo, Explore Komodo ala Backpacker.</span></a></p>
<p>Baca juga :<a href="https://alabackpacker.com/kapal-surabaya-lombok-kirana-7/"><span style="color: #00ccff;"> Nge-trip ke Lombok Naik Kapal Kirana 7 dari Surabaya</span></a>.</p>
<p>Baca juga : <span style="color: #00ccff;"><a style="color: #00ccff;" href="https://alabackpacker.com/bus-mataram-bima/" target="_blank" rel="noopener">Naik Bus dari Mataram, Lombok ke Bima, Sumbawa</a></span></p>
<p>Baca juga : <a href="https://alabackpacker.com/bima-ke-labuan-bajo/" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #00ccff;">Transportasi dari Bima Menuju Ke Labuan Bajo</span></a></p>
<p>Baca juga : <a href="https://alabackpacker.com/how-to-go-from-yogyakarta-international-airport-yia-to-city-centre/" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #00ccff;">How to go from Yogyakarta International Airport to city centre</span></a></p><p>The post <a href="https://alabackpacker.com/bus-medan-toba-bus-sejahtera/">Bus dari Medan Ke Danau Toba, (Transport terhemat!!!)</a> appeared first on <a href="https://alabackpacker.com">Ala Backpacker</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://alabackpacker.com/bus-medan-toba-bus-sejahtera/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
